Dataradio.id| Bedahan
Kumpulan Orang-Orang Depok (KOOD) tingkat Kecamatan Sawangan menggelar pertemuan bersama seluruh pengurus KOOD tingkat kelurahan se-Kecamatan Sawangan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (12/1/2026) di kediaman Ketua KOOD Kecamatan Sawangan, Maralih Nursahid, yang berlokasi di Jalan Jabon, Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok.
Pertemuan ini dihadiri Ketua KOOD Kota Depok H. Ahmad Dahlan, Wakil Ketua KOOD Jamhurobi, Camat Sawangan Anwar Nasihin, Lurah Bedahan Sukron Makmun, Ketua KOOD Kecamatan Sawangan Maralih Nursahid, para ketua KOOD kelurahan, serta seluruh anggota KOOD.
Wakil Ketua KOOD, Jamhurobi, dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus KOOD Kecamatan Sawangan untuk aktif mencari, mencatat, dan melestarikan bahasa serta nama-nama yang dahulu sering digunakan oleh masyarakat Depok tempo dulu. Menurutnya, upaya tersebut merupakan bagian penting dari pelestarian nilai-nilai budaya lokal di Kota Depok.
“Bahasa dan penamaan kampung merupakan identitas dan kekayaan budaya Depok yang harus dijaga agar tidak hilang ditelan zaman,” ujarnya.
Selain itu, Jamhurobi juga mengimbau agar para pengurus KOOD mengenakan pakaian adat Betawi berupa baju pangsi setiap hari Kamis. Ia menegaskan bahwa pangsi bukan simbol jawara, melainkan identitas budaya masyarakat Betawi dan orang-orang Depok.
Lebih lanjut, ia mendorong seluruh pengurus KOOD di tingkat kelurahan untuk mendata sejarah nama-nama kampung di wilayah masing-masing. Menurutnya, setiap nama kampung, seperti Bedahan, memiliki nilai historis dan cerita masa lalu yang perlu didokumentasikan sebagai warisan budaya.
Sementara itu, Maralih Nursahid menyampaikan bahwa pertemuan rutin pengurus KOOD Kecamatan Sawangan akan dilaksanakan sebulan sekali secara bergiliran di setiap kelurahan.
Di kesempatan yang sama, Ketua KOOD Kota Depok H. Dahlan menyampaikan bahwa pihaknya juga berencana menggelar pertemuan rutin di tingkat kota dengan mengunjungi seluruh kecamatan yang ada di Kota Depok.
“Setelah Pilkada kemarin, kami ingin kembali mempererat ukhuwah dan silaturahmi dengan pengurus serta anggota KOOD di 11 kecamatan,” ujar H. Ahmad Dahlan.
Ia menambahkan, KOOD Kota Depok siap mendukung dan menginventarisasi berbagai program budaya yang diusulkan oleh pengurus di tingkat kecamatan dan kelurahan, seperti pelestarian seni lenong dan rumah adat Betawi.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian generasi muda terhadap budaya Depok. Ini menjadi masukan yang sangat baik dan akan kami dorong untuk dikerjasamakan dengan pemerintah daerah, agar pelestarian seni, bahasa, tradisi, dan adat istiadat Depok dapat terus terjaga,” pungkasnya.(nez)
